Makassar, 13 Maret 2025 – Pascasarjana UIN Alauddin Makassar kembali menggelar Ujian Akhir Tesis untuk mahasiswa Program Magister Dirasah Islamiyah. Kali ini, Nur Laelatul Rahmi (NIM: 80100222137) akan mempertahankan hasil penelitiannya yang berjudul "Representasi Dosa dan Taubat dalam Nasyīd Anā Al-‘Abd yang Dipopulerkan oleh Syekh Misyārī Rāsyid Al-‘Afāsī (Kajian Semiotika Michael Riffaterre)".
Kajian Semiotika dalam Nasyīd Religius
Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nasyīd Anā Al-‘Abd merepresentasikan dosa dan taubat melalui analisis semiotika Michael Riffaterre. Tujuan utama penelitian ini adalah:
✅ Menganalisis ketidaklangsungan ekspresi dalam lirik nasyīd yang mencerminkan dosa dan taubat.
✅ Membaca teks secara heuristik dan hermeneutik untuk memahami makna tersurat dan tersirat.
✅ Mengidentifikasi matriks, model, dan varian dalam struktur nasyīd.
✅ Mengungkap pesan utama yang disampaikan dalam nasyīd ini.
Dengan menggunakan metode penelitian pustaka (library research) dan teknik analisis isi, penelitian ini menggali makna tersembunyi dalam lirik nasyīd dan bagaimana pesan moral serta spiritualitas Islam dikemas dalam bentuk seni suara.
Temuan Utama
📌 Ketidaklangsungan Ekspresi:
- Lirik nasyīd menggunakan penggantian, penyimpangan, dan penciptaan makna untuk merepresentasikan perjalanan dosa dan taubat.
📌 Pembacaan Heuristik:
- Secara eksplisit, nasyīd ini berisi pengakuan dosa, perasaan bersalah, dan permohonan ampun.
📌 Pembacaan Hermeneutik:
- Terdapat makna mendalam tentang perjalanan spiritual seorang hamba dari keputusasaan menuju harapan akan pengampunan Tuhan.
📌 Struktur Makna:
- Pengakuan dosa dan penyesalan
- Ketakutan akan hukuman Tuhan
- Dorongan untuk berbuat baik
- Harapan akan rahmat dan pengampunan Tuhan
📌 Kaitan dengan Ajaran Islam:
- Lirik nasyīd Anā Al-‘Abd mengandung nilai-nilai dari Al-Qur’an, hadis Rasulullah, serta qasidah klasik yang menekankan pentingnya taubat dan kehambaan kepada Allah SWT.
Kontribusi dan Implikasi Penelitian
Penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman baru tentang analisis semiotika dalam sastra Islam, khususnya dalam kajian nasyīd, qasidah, dan puisi religius. Selain itu, nasyīd Anā Al-‘Abd dapat dijadikan media dakwah dan pendidikan moral untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya taubat dalam kehidupan seorang Muslim.
Dengan penelitian ini, Nur Laelatul Rahmi tidak hanya menghadirkan analisis akademik, tetapi juga menggambarkan bagaimana seni dapat menjadi sarana yang efektif dalam menyampaikan pesan keagamaan.