Sonnie Yohanis Harman Marsabessy Pertahankan Tesis tentang Hubungan Kepuasan Pemustaka dengan Komunikasi Interpersonal Pustakawan

  • 07 Maret 2025
  • 09:57 WITA
  • AAH
  • Berita

Makassar, 7 Maret 2025 – Ujian Akhir Tesis Program Magister kembali digelar di Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. Salah satu peserta ujian, Sonnie Yohanis Harman Marsabessy (NIM: 80100222198), sukses mempertahankan tesisnya yang berjudul "Hubungan Kepuasan Pemustaka dengan Komunikasi Interpersonal Pustakawan di Perpustakaan Politeknik Negeri Manado."

Dalam sidang yang berlangsung pada Jumat, 7 Maret 2025, pukul 08.30 WITA, Sonnie memaparkan bahwa kepuasan pemustaka tidak hanya bergantung pada fasilitas, koleksi buku, dan kenyamanan perpustakaan, tetapi juga pada kemampuan komunikasi interpersonal pustakawan. Sebagai garda terdepan dalam pelayanan perpustakaan, pustakawan dituntut untuk memiliki keterampilan komunikasi yang baik agar pemustaka merasa nyaman dan puas setiap kali berkunjung.

Penelitian ini mengidentifikasi lima sikap utama yang harus dimiliki pustakawan dalam komunikasi interpersonal, yaitu:

  1. Keterbukaan – Bersikap jujur dan transparan dalam memberikan informasi kepada pemustaka.
  2. Empati – Memahami kebutuhan dan perasaan pemustaka untuk memberikan layanan yang lebih baik.
  3. Sikap Mendukung – Menciptakan suasana yang kondusif sehingga pemustaka merasa dihargai.
  4. Sikap Positif – Memberikan pelayanan dengan ramah dan antusias agar pemustaka nyaman.
  5. Kesetaraan – Menganggap setiap pemustaka sebagai mitra belajar yang memiliki hak yang sama atas layanan perpustakaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal pustakawan memiliki dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan pemustaka. Dengan adanya interaksi yang baik, pemustaka lebih termotivasi untuk memanfaatkan layanan perpustakaan secara optimal.

Penelitian ini memiliki dua implikasi strategis bagi pengelolaan perpustakaan:

  1. Peningkatan Kualitas Layanan – Perpustakaan dapat menggunakan hasil penelitian ini untuk meningkatkan kompetensi komunikasi pustakawan, baik melalui pelatihan maupun kebijakan layanan yang lebih ramah pemustaka.
  2. Referensi bagi Penelitian Lanjutan – Kajian ini dapat menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya tentang strategi optimal dalam meningkatkan kepuasan pemustaka melalui pendekatan komunikasi interpersonal pustakawan.

Setelah sesi tanya jawab dengan dewan penguji, Sonnie dinyatakan lulus dengan revisi, menandai pencapaiannya dalam mengkaji peran komunikasi interpersonal dalam pelayanan perpustakaan. Penelitiannya diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan layanan perpustakaan yang lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan pemustaka.